Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India

adminbackup
27 Apr 2026 13:02
NASIONAL 0 6
3 menit membaca

Jakarta — Upaya memperkuat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan India kembali diperluas melalui peresmian Bharat Corner di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Jumat (24/4/2026) lalu. Fasilitas ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kolaborasi pendidikan yang lebih luas sekaligus mendukung agenda internasionalisasi perguruan tinggi.

Peresmian dilakukan langsung oleh Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, bersama jajaran pimpinan universitas. Kehadiran Bharat Corner menandai langkah konkret dalam memperluas akses terhadap pengetahuan tentang India, mulai dari aspek budaya hingga akademik.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Unsrat, Prof. Steenie E. Wallah, menyatakan bahwa inisiatif ini memiliki peran strategis dalam memperkuat kapasitas global sivitas akademika.

“Bharat Corner diharapkan menjadi sarana penguatan literasi internasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, akses terhadap referensi global menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin kompetitif. Kehadiran Bharat Corner diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut sekaligus memperkaya perspektif mahasiswa dan dosen.

Dorong Diplomasi Pendidikan

Dalam sambutannya, Sandeep Chakravorty menekankan bahwa Bharat Corner merupakan bagian dari upaya diplomasi pendidikan dan budaya India di Indonesia.

“India dan Indonesia memiliki hubungan historis yang kuat. Kehadiran Bharat Corner di Unsrat diharapkan dapat memperdalam pemahaman akademik mengenai India serta mendorong kerja sama yang lebih intensif antar institusi pendidikan,” katanya.

Ia menambahkan, kerja sama pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara, terutama di tengah dinamika global yang menuntut kolaborasi lintas negara.

Buka Peluang Riset dan Pertukaran

Kepala Pusat Urusan Internasional Unsrat, dr. Grace Korompis, menilai Bharat Corner sebagai instrumen penting dalam memperluas jejaring internasional kampus.

“Kami memandang Bharat Corner sebagai instrumen penting dalam memperkuat jejaring global Unsrat. Selain meningkatkan akses terhadap sumber pengetahuan internasional, inisiatif ini juga membuka peluang pengembangan program pertukaran, kolaborasi riset, serta kegiatan akademik lintas negara,” ujarnya.

Menurutnya, kerja sama ini berpotensi berkembang ke berbagai bidang, termasuk riset kelautan dan perikanan yang menjadi kepentingan bersama Indonesia dan India.

Penanaman Pohon Jadi Simbol Kolaborasi

Selain peresmian fasilitas, kegiatan ini juga diwarnai dengan penanaman pohon oleh Sandeep Chakravorty bersama perwakilan pimpinan Unsrat. Penanaman pohon Cempaka dan Nantu tersebut menjadi simbol komitmen kedua pihak dalam membangun hubungan jangka panjang yang berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari inisiatif Ek Ped Maa Ke Naam yang mengedepankan kesadaran ekologis serta keterlibatan komunitas dalam menjaga lingkungan. Momentum ini mempertegas bahwa kerja sama Indonesia dan India tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mencakup nilai-nilai keberlanjutan.

Simbol Komitmen Jangka Panjang

Di tengah dorongan internasionalisasi pendidikan tinggi, inisiatif seperti Bharat Corner menunjukkan bahwa kolaborasi global tidak selalu harus dimulai dari skema besar. Akses pengetahuan, jejaring akademik, dan ruang interaksi lintas budaya menjadi elemen kunci yang justru mampu membentuk dampak jangka panjang.

Peresmian Bharat Corner di Universitas Sam Ratulangi menjadi bagian dari langkah konkret dalam memperluas kerjasama akademik antara Indonesia dan India. Kehadiran berbagai koleksi literatur tentang India diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar, riset, serta memperkuat wawasan global sivitas akademika.

Ke depan, Bharat Corner diharapkan tidak hanya menjadi pusat referensi, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, dan pengembangan program akademik lintas negara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES