Diwali Bazaar 2026 Jadi Ruang Temu Budaya, UMKM, dan Gaya Hidup India di Jakarta

vritimes
28 Sep 2026 17:52
NASIONAL 0 8
4 menit membaca

JAKARTA — Perayaan Diwali di Indonesia semakin berkembang menjadi ruang pertemuan budaya, komunitas, dan aktivitas ekonomi kreatif. Hal itu terlihat dalam penyelenggaraan Indoindians Diwali Bazaar 2026 yang berlangsung di The Westin Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Memasuki penyelenggaraan ke-12, Diwali Bazaar tidak hanya menghadirkan berbagai produk dan kuliner khas India, tetapi juga mempertemukan komunitas India dengan masyarakat Indonesia melalui rangkaian pertunjukan seni, aktivitas wellness, hingga berbagai kegiatan interaktif.

Sekitar 150 vendor dan tenant berpartisipasi dalam bazaar tersebut. Produk yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari busana dan aksesori bernuansa India, perhiasan, dekorasi rumah, produk kecantikan dan wellness, hingga kuliner.

Founder Indoindians, Poonam Sagar, mengatakan penyelenggaraan tahun ke-12 menjadi pencapaian tersendiri bagi komunitas yang selama lebih dari satu dekade konsisten menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk mengenal budaya India secara lebih dekat.

“Ini merupakan penutupan dari beberapa bulan kerja keras untuk memasang semua ini. Ini adalah bazaar ke-12 yang kami lakukan. Jadi ini adalah sebuah dozen,” ujar Poonam dalam sambutannya.

Menurutnya, keberadaan Diwali Bazaar juga memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Dari Belanja hingga Wellness

Tidak hanya berorientasi pada aktivitas belanja, Diwali Bazaar 2026 turut memberikan ruang bagi kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan, keseimbangan diri, dan spiritualitas.

Pengunjung dapat mengikuti sejumlah kegiatan seperti meditasi bersama Isha Foundation Indonesia, sesi pernapasan dan ketenangan bersama Art of Living Indonesia, serta talk show bersama Brahma Kumaris Indonesia.

Kehadiran berbagai aktivitas tersebut memperlihatkan bagaimana budaya India di Indonesia tidak hanya diperkenalkan melalui seni, makanan, dan busana, tetapi juga melalui praktik wellness yang semakin dikenal masyarakat urban.

Selain itu, pertunjukan seni sepanjang acara turut menjadi bagian penting dari pengalaman pengunjung. Seni dan budaya menjadi medium yang memungkinkan masyarakat Indonesia mengenal tradisi India dalam suasana yang lebih terbuka dan interaktif.

Diplomasi Budaya dari Ruang Komunitas

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, yang hadir dalam pembukaan acara, menilai kegiatan seperti Diwali Bazaar memiliki peran dalam memperkuat hubungan masyarakat India dan Indonesia.

Menurut Sandeep, kegiatan yang digerakkan oleh komunitas dapat menjadi salah satu bentuk diplomasi budaya karena memungkinkan terjadinya interaksi langsung antarmasyarakat.

“Diwali sekarang bukan lagi sebuah festival India, ini menjadi festival internasional,” kata Sandeep.

Ia juga menilai antusiasme masyarakat terhadap Diwali terus berkembang. Menurutnya, festival tersebut kini menjadi bagian dari rangkaian musim festival yang berlangsung setelah Navratri dan Durga Puja dan berlanjut hingga Natal serta Tahun Baru.

“Musim festival telah dimulai, dan orang-orang Indonesia-India melakukan tugas yang baik untuk memperkenalkan budaya-budaya India di Indonesia, dan juga membawa budaya Indonesia ke India,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa perayaan budaya tidak hanya menjadi sarana untuk memperkenalkan tradisi satu negara kepada negara lain, tetapi juga membuka ruang pertukaran budaya secara dua arah.

Perempuan dan Pelaku Usaha Mendapat Ruang

Selain aspek budaya, Diwali Bazaar juga menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas eksposur produk mereka. Kehadiran sekitar 150 tenant memberikan kesempatan bagi berbagai bisnis dari sektor fesyen, kecantikan, kerajinan, kuliner, pendidikan, properti, hingga wellness untuk bertemu langsung dengan calon konsumen.

Sandeep juga memberikan perhatian terhadap keterlibatan perempuan dalam penyelenggaraan dan aktivitas bazaar.

Ia menyebut dominasi perempuan dalam berbagai aktivitas yang terlihat selama acara sebagai sesuatu yang penting, terutama dalam konteks keterlibatan perempuan dalam kegiatan ekonomi dan kewirausahaan.

Dengan perpaduan antara budaya, komunitas, perdagangan, wellness, dan hiburan, Indoindians Diwali Bazaar 2026 menunjukkan bahwa perayaan Diwali di Indonesia telah berkembang menjadi lebih dari sekadar festival tahunan.

Acara tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertemu, berinteraksi, menikmati budaya, sekaligus mendukung pelaku usaha yang membawa produk dan layanan ke dalam ekosistem komunitas India di Indonesia.

Penyelenggaraan edisi ke-12 ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kegiatan berbasis komunitas dapat mengambil peran dalam memperkuat hubungan antar masyarakat Indonesia dan India melalui pengalaman budaya yang berlangsung secara langsung.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES