
Pagi yang dimulai dengan leher terasa berat sudah menjadi hal biasa bagi pekerja kantoran. Menoleh terasa kaku, bahu ikut menegang, dan rasa itu kembali lagi keesokan harinya. Balsem habis, pijat sudah dicoba, tetapi keluhannya tetap datang setiap pagi.
Zuo Hao Shi hadir untuk mereka yang sudah lelah dengan siklus tersebut. Jamu kapsul yang terdaftar di BPOM dengan nomor izin edar TR 233073191 dan bersertifikat halal ini membantu meredakan pegal linu dan nyeri pada persendian lewat racikan lima bahan, dengan satu yang jarang ditemui dalam jamu produksi lokal,yaitu akar peoni.
Akar peoni bukan bahan sembarangan. Di Tiongkok, akar ini sudah dipakai berabad-abad untuk keluhan otot yang menegang, jauh sebelum pekerjaan di depan layar dikenal orang. Zuo Hao Shi memadukannya dengan empat bahan penghangat Nusantara yang akrab di dapur banyak keluarga,yaitu rimpang jahe, daun serai wangi, kulit batang kayu manis, dan bunga cengkih.
Perpaduan dua tradisi itulah yang menjadi ciri khas racikan ini.
Hingga kini Zuo Hao Shi telah dibeli lebih dari sepuluh ribu kali, menurut penghitung penjualan di lokapasar, bukan catatan perusahaan.
Sakit leher belakang umumnya berawal dari posisi kerja. Ketika kepala menunduk ke layar, otot leher dan bahu menahan posisi itu tanpa jeda selama berjam-jam. Aliran darah ke area tersebut berkurang dan otot kelelahan, sehingga muncul pegal yang paling terasa saat bangun tidur atau beranjak dari kursi.
Keluhan serupa juga dialami mereka yang bekerja sambil membungkuk, mengemudi jarak jauh, atau mengangkat beban dengan posisi yang kurang tepat. Banyak orang mengatasinya dengan memutar leher sampai berbunyi atau mengganti bantal. Cara itu meredakan sesaat, tetapi keluhannya berulang selama kebiasaannya tidak berubah.
Akar peoni (Paeonia lactiflora) menjadi bahan utama Shaoyao Gancao Tang, ramuan klasik yang tercatat dalam kitab Treatise on Febrile Diseases sekitar 200 SM dan secara tradisional dipakai untuk keluhan nyeri yang berkaitan dengan kekakuan serta kejang otot. Keluhan otot menegang semacam itu yang menjadi alasan akar peoni dipilih sebagai bahan kunci Zuo Hao Shi.
Senyawa dengan kandungan tertinggi pada akar peoni adalah paeoniflorin, yang dalam tinjauan ilmiah menjadi perhatian penelitian modern terkait efek antispasmodik, analgesik, dan antiinflamasinya. Penelitian tersebut dilakukan pada ramuan tradisional berbahan akar peoni, dan menjadi dasar pertimbangan saat menyusun racikan, bukan pengujian atas produk Zuo Hao Shi sendiri.
“Kami tidak meminta pembeli percaya begitu saja. Nomor izin edar, komposisi, sampai bagian tanaman yang dipakai, semuanya kami tulis apa adanya supaya bisa diperiksa sendiri dalam tiga menit,” ujar tim Zuo Hao Shi dalam keterangan tertulis. “Jamu ini membantu meredakan pegal linu dan nyeri sendi.”
Sesuai izin edarnya, klaim Zuo Hao Shi terbatas pada membantu meredakan pegal linu dan nyeri pada persendian. Seperti produk golongan jamu pada umumnya, pengalaman tiap orang berbeda dan hasilnya tidak dijanjikan sama.
Zuo Hao Shi mencantumkan nomor izin edar dan komposisi lengkapnya secara terbuka, termasuk bagian tanaman yang dipakai pada tiap bahan. Nomor TR 233073191 dapat diperiksa gratis di cekbpom.pom.go.id dengan memilih pencarian berdasarkan nomor registrasi, dan nama produk serta nama pendaftar yang muncul akan cocok dengan yang tertera pada kemasan.
Perusahaan juga membatasi penjualan resminya pada tiga toko, yaitu Zuo Hao Shi Official Store, Gerobak Onlen, dan Warung Sembilan, serta situs resminya. Untuk produk yang dijual di luar keempat kanal tersebut, pembeli disarankan mencocokkan nomor izin edar pada botol yang diterima.
Satu botol berisi 30 kapsul berukuran 500 mg, cukup untuk sekitar sepuluh hari bila diminum satu kapsul dalam tiga kali sehari, dan dikirim langsung dari gudang perusahaan di Jember. Aturan pakainya mengikuti yang tertera pada kemasan, yaitu diminum sesudah makan. Rincian komposisi, aturan pakai, dan informasi untuk keluhan leher belakang sakit dan pegal tersedia di situs resminya.
Perusahaan menempatkan Zuo Hao Shi sebagai pendamping, bukan pengganti perbaikan kebiasaan kerja. Menaikkan layar sampai sejajar mata dan memberi jeda berdiri setiap 30 sampai 45 menit tetap diperlukan agar keluhannya tidak terus berulang.
Produk ini sebaiknya tidak dikonsumsi ibu hamil dan menyusui, anak-anak, orang dengan gangguan fungsi hati atau ginjal, serta mereka yang punya riwayat alergi terhadap salah satu bahannya. Sakit leher belakang yang disertai kebas menjalar ke lengan, kelemahan otot, demam, atau nyeri yang membangunkan dari tidur memerlukan pemeriksaan dokter, begitu pula keluhan yang menetap lebih dari dua minggu.
Press Release ini sudah tayang di VRITIMES