Aksi Kemanusiaan Gempa NTT Diguyur Apresiasi Nasional, PT MLP dan PT KES Raih Penghargaan ESDM Siaga Bencana

Redaksi Beritando
1 Okt 2026 08:39
3 menit membaca

 

Jakarta, Beritando.com — Kepedulian terhadap korban bencana kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. PT Makmur Lestari Primatama (MLP) bersama PT Kembar Emas Sultra (KES) menerima penghargaan Apresiasi Aksi Kemanusiaan ESDM Siaga Bencana atas kontribusi dalam membantu penanganan dampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Samaun Samadikun, Gedung Soemantri Brojonegoro, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Dr. Ing. Tri Winarno, S.T., M.T., didampingi Direktur Teknik dan Lingkungan sekaligus Kepala Inspektur Tambang Mineral dan Batubara, Ahmad Syauqi, S.Si., S.T., M.Ak.

Dalam arahannya, Tri Winarno menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Kementerian ESDM terhadap badan usaha yang menunjukkan kepedulian dan kontribusi nyata dalam aksi kemanusiaan serta penanggulangan bencana.

Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem penanggulangan bencana nasional. Terlebih dalam kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat, tepat, dan terkoordinasi.

“Kami, Kementerian ESDM, pascabencana gempa bumi di NTT mengeluarkan surat penyelenggaraan penanggulangan bencana dan surat kami Nomor B-7693/MB.07/DBT.KP/2026 tanggal 16 Agustus 2026 perihal Bantuan Bencana Gempa Bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur kepada seluruh perusahaan yang memiliki pertambangan,” ujar Tri Winarno di hadapan para pimpinan badan usaha.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas aksi tanggap dan kontribusi yang diberikan PT MLP dan PT KES dalam membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur.

Bantuan kemanusiaan yang disalurkan kedua perusahaan tersebut menjadi bagian dari semangat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadirkan respons kemanusiaan di tengah kondisi darurat.

Menanggapi penghargaan tersebut, Direktur Utama PT Makmur Lestari Primatama dan PT Kembar Emas Sultra, Andi Sari Dewi, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM, khususnya Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, atas penghargaan yang diberikan kepada perusahaan.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan semata-mata bentuk pengakuan terhadap perusahaan, tetapi juga menjadi refleksi atas komitmen kemanusiaan yang terus dibangun oleh jajaran manajemen dan seluruh insan perusahaan.

“Penghargaan ini bukan hanya sebuah kehormatan bagi kami, melainkan juga refleksi atas komitmen kemanusiaan PT Makmur Lestari Primatama dan PT Kembar Emas Sultra,” tutur Andi Sari Dewi.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut justru menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya ketika terjadi situasi darurat dan bencana.

“Kami berharap semangat ini terus menjadi bagian dari perjalanan perusahaan untuk memberikan kontribusi yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Lebih jauh, Andi Sari Dewi menilai bahwa keberadaan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas operasional dan bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membangun hubungan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Melalui penghargaan ESDM Siaga Bencana tersebut, semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat diharapkan semakin kuat.

Sinergi lintas sektor dinilai menjadi salah satu kunci dalam menghadapi situasi darurat, sekaligus mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak bencana agar dapat kembali bangkit, mandiri, dan tangguh.

Bagi PT MLP dan PT KES, penghargaan di tingkat nasional tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian kemanusiaan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir dan memberi manfaat ketika masyarakat membutuhkan.