Ketua DPRD Konawe Utara Pimpin Rakor Data Spasial, Fokus Pemetaan Potensi Pertanian Daerah

Redaksi Beritando
6 Mei 2026 21:28
2 menit membaca

 

Konawe Utara,Beritando.com– Ketua DPRD Kabupaten Konawe Utara, Herman Sewani, SH., memimpin Rapat Koordinasi Penyiapan Data Spasial terkait Analisis Kebijakan Sektor Pertanian. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rapat Gedung DPRD Kabupaten Konawe Utara pada Rabu, 6 Mei 2026, dan diikuti oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta anggota DPRD.

Rapat koordinasi ini digelar sebagai langkah strategis untuk mengidentifikasi sekaligus memetakan potensi lahan pertanian di wilayah Konawe Utara, yang mencakup sektor tanaman pangan, peternakan, dan perikanan. Upaya ini diarahkan untuk menghasilkan basis data yang komprehensif sebagai landasan dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.

Dalam pembahasan, identifikasi lahan pertanian difokuskan pada beberapa aspek utama, di antaranya luas dan sebaran lahan produktif, tingkat kesuburan tanah, ketersediaan sumber air, serta pola pemanfaatan lahan oleh masyarakat. Untuk sektor tanaman pangan, pemetaan diarahkan pada potensi pengembangan komoditas unggulan seperti padi, jagung, dan hortikultura yang menjadi penopang ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, pada sektor peternakan, identifikasi mencakup wilayah yang memiliki potensi pengembangan ternak sapi, kambing, dan unggas, termasuk dukungan ketersediaan pakan alami serta akses terhadap pasar. Adapun pada sektor perikanan, pemetaan difokuskan pada potensi perikanan darat maupun pesisir, meliputi tambak, kolam budidaya, serta wilayah tangkap yang memiliki prospek peningkatan produksi.

Selain itu, analisis juga mempertimbangkan berbagai tantangan di lapangan, seperti alih fungsi lahan, keterbatasan infrastruktur pendukung, hingga dampak perubahan iklim terhadap produktivitas sektor pertanian. Oleh karena itu, pendekatan berbasis data spasial dinilai penting untuk memberikan gambaran menyeluruh dan akurat mengenai kondisi riil di lapangan.

Dalam arahannya, Herman Sewani menegaskan bahwa ketersediaan data spasial yang valid dan mutakhir menjadi kunci utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Ia juga mendorong sinergi lintas OPD agar proses pengumpulan dan pengolahan data dapat berjalan optimal.

“Melalui data yang terukur dan akurat, kita dapat menentukan arah kebijakan yang sesuai dengan potensi daerah serta kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Rakor ini juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan terkait pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data sektor pertanian. Dengan pendekatan berbasis spasial, perencanaan pembangunan diharapkan menjadi lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Para peserta turut memberikan berbagai masukan terkait kondisi riil di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi petani, peternak, dan pelaku usaha perikanan. Hal ini menjadi bahan penting dalam memperkaya analisis kebijakan yang akan disusun ke depan.

Dengan terlaksananya rapat koordinasi ini, diharapkan pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Konawe Utara mampu menghasilkan kebijakan yang tidak hanya meningkatkan produktivitas sektor pertanian, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.