Pembukaan festival wisata di desa Labengki
KONAWE UTARA, Beritando.com – Festival Labengki 2026 resmi dibuka di Desa Labengki, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Jumat (29/5/2026). Mewakili Bupati Konawe Utara, Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., membuka secara resmi kegiatan tahunan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Mei 2026.
Pembukaan festival dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala BNN Konawe Kompol H. Bandus Tira Wijaya, A.Md., S.H., Direktur TVRI Sulawesi Tenggara, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Camat Lasolo Kepulauan, tokoh masyarakat, serta warga Desa Labengki.
Festival Labengki merupakan agenda tahunan yang bertujuan mempromosikan destinasi wisata unggulan Konawe Utara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor pariwisata.

Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan festival, di antaranya lomba balapan katinting, lomba kuliner tradisional, lomba vokal karaoke, tari lulo massal, hingga aksi bersih-bersih pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abuhaera menegaskan bahwa Festival Labengki bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkenalkan potensi wisata bahari, budaya, dan kearifan lokal Konawe Utara kepada masyarakat luas.
“Festival Labengki bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan potensi wisata Konawe Utara yang memiliki daya saing serta mampu menarik minat wisatawan dari berbagai daerah,” ujar Abuhaera.
Usai membuka festival, Wakil Bupati memimpin Deklarasi Anti Narkotika yang diikuti seluruh tamu undangan dan masyarakat Desa Labengki. Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, tidak menggunakan narkotika dalam bentuk apa pun, serta mendukung upaya pencegahan demi mewujudkan generasi muda yang sehat, produktif, dan berprestasi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan peserta lomba balapan katinting yang menjadi salah satu atraksi favorit dalam festival. Wabup juga meninjau stan kuliner tradisional serta berinteraksi langsung dengan masyarakat dan para peserta yang menampilkan beragam produk dan kearifan lokal khas Labengki.

Selain itu, Festival Labengki 2026 turut diramaikan dengan kegiatan camping, hiburan rakyat, dan berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat. Pada hari berikutnya, peserta dan pengunjung akan diajak menjelajahi sejumlah destinasi wisata unggulan Labengki, seperti Blue Lagoon, Teluk Cinta, Mini Raja Ampat, dan Mercusuar Labengki yang telah dikenal sebagai ikon wisata bahari Konawe Utara.
Melalui Festival Labengki 2026, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap promosi pariwisata daerah semakin luas, kunjungan wisatawan terus meningkat, serta kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika semakin kuat. Dengan demikian, Labengki diharapkan mampu berkembang sebagai kawasan wisata yang aman, sehat, berdaya saing, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.Narasi ini sudah disusun dengan gaya berita media online yang lebih mengalir, formal, dan ramah SEO.