Ekosistem EV Semakin Berkembang, BRI Finance Perkuat Solusi Pembiayaan Kendaraan Listrik

vritimes
22 Jul 2026 11:11
NASIONAL 0 9
2 menit membaca

Jakarta, 22 Juli 2026 – Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan terus berlanjut seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap efisiensi biaya operasional dan mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Berbagai faktor, termasuk potensi perubahan harga bahan bakar minyak (BBM), dinilai dapat menjadi salah satu pendorong meningkatnya minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.

Corporate Secretary PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “Kendaraan listrik memiliki keunggulan dari sisi efisiensi biaya operasional sehingga berpotensi menjadi pilihan bagi masyarakat apabila terjadi kenaikan harga BBM. Meski demikian, keputusan pembelian kendaraan tetap dipengaruhi oleh berbagai aspek, mulai dari harga kendaraan, kesiapan infrastruktur pengisian daya, hingga kebijakan pemerintah yang mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik.”

Pandangan tersebut sejalan dengan proyeksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menilai penyesuaian harga BBM berpotensi mempercepat pergeseran preferensi masyarakat menuju kendaraan listrik. Hingga Mei 2026, industri multifinance mencatat pembiayaan kendaraan listrik roda empat mencapai Rp20,06 triliun, tumbuh 29,16% secara tahunan (YoY), atau setara 3,69% dari total pembiayaan multifinance. Dari jumlah tersebut, pembiayaan kendaraan hybrid masih menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp11,74 triliun.

Di tingkat perusahaan, BRI Finance juga mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan pada pembiayaan kendaraan listrik. Hingga Juni 2026, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik Perseroan meningkat sekitar 35,6 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun kontribusinya terhadap keseluruhan portofolio pembiayaan masih relatif kecil karena pasar kendaraan konvensional masih mendominasi, tren tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap kendaraan berbasis energi baru.

Dhani menambahkan bahwa prospek pembiayaan kendaraan listrik hingga akhir tahun 2026 masih sangat terbuka, terutama apabila didukung oleh kebijakan pemerintah yang konsisten serta semakin luasnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

“Kami optimistis pembiayaan kendaraan listrik akan terus bertumbuh seiring berkembangnya ekosistem industri EV di Indonesia. BRI Finance akan terus menghadirkan solusi pembiayaan yang kompetitif bagi masyarakat, baik untuk kendaraan konvensional maupun kendaraan listrik, sehingga dapat menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang,” jelas Dhani.

Untuk menjaga pertumbuhan bisnis tetap sehat dan berkelanjutan, BRI Finance terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam proses pembiayaan. Perseroan juga memperkuat sinergi dengan BRI Group, memperluas kerja sama dengan jaringan dealer, serta terus mengembangkan produk dan layanan pembiayaan yang relevan dengan dinamika industri otomotif nasional.

“Melalui strategi bisnis yang adaptif, penguatan kolaborasi dengan mitra strategis, serta fokus pada kualitas pembiayaan, kami optimistis dapat terus mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional sekaligus memberikan akses pembiayaan yang mudah, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Dhani.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES