
Jakarta, 30 Oktober 2026 – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi berperan penting dalam membentuk masa depan yang lebih berkelanjutan. Berangkat dari gagasan tersebut, School of Design BINUS University bersama arcolabs kembali menghadirkan Media x Space 2026, sebuah pameran tahunan berskala internasional yang mempertemukan eksplorasi seni, desain, teknologi, dan berbagai perspektif lintas disiplin.
Mengangkat tema “Future, Time, and Ecology: Ancestral Knowledge Echoing to the Future”, Media x Space 2026 mengajak pengunjung melihat kembali hubungan antara manusia, waktu, dan lingkungan. Melalui pendekatan kreatif, acara ini mengeksplorasi bagaimana pengetahuan dan nilai-nilai dari masa lalu dapat terus berkembang serta memberikan perspektif baru dalam menghadapi tantangan masa depan.
Diselenggarakan di BINUS @FX lantai F6 (Senin-Jumat, 10:00-18:00 WIB), dan Atrium fX Mall lantai F3 (Setiap hari, 10:00-20:00 WIB), Media x Space 2026 , menjadi ruang pertemuan bagi kreativitas, gagasan, dan dialog mengenai hubungan antara warisan pengetahuan, perkembangan teknologi, serta keberlanjutan lingkungan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pada kesempatan sebelumnya Media x Space 2026 juga menghadirkan Road to Media x Space, yang terdiri dari workshop oleh sastrawan, aktivis, dan penggiat filsafat Ayu Utami, Ray LC, pengajar di Hong Kong City University, dan Adi Sundoro, pengajar di BINUS University diikuti dengan talkshow, dan exhibition sebelum acara utama berlangsung. Berbagai kegiatan ini dirancang untuk membuka kesempatan bagi peserta dan masyarakat dalam mengeksplorasi ide, bertukar perspektif, serta mengenal lebih dekat praktik seni dan desain kontemporer.
Dekan School of Design BINUS University, Prof. Dr. Dra. Mita Purbasari Wahidiyat, M.F.A., menyampaikan, “Melalui Media x Space 2026, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami bahwa inovasi tidak selalu berarti meninggalkan masa lalu. Pengetahuan leluhur justru dapat menjadi sumber inspirasi dalam menciptakan solusi kreatif yang relevan dengan tantangan masa kini dan masa depan. Kami berharap kegiatan ini dapat memperluas perspektif mahasiswa serta mendorong lahirnya karya yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan nilai-nilai budaya.”
Mengusung pendekatan lintas disiplin, Media x Space 2026 tidak hanya menjadi wadah untuk menampilkan karya, tetapi juga mendorong diskusi mengenai peran seni dan desain dalam merespons perubahan sosial, budaya, serta ekologi. Melalui kolaborasi bersama arcolabs, kegiatan ini diharapkan mampu mempertemukan beragam pemikiran dan pendekatan kreatif yang memperkaya pengalaman pengunjung.
Jeong Ok Jeon dan Patricia Adele selaku kurator Media x Space 2026 turut menekankan, “Media x Space 2026 tahun ini hadir sebagai etalase bagi publik untuk mengeksplorasi belitan masa lalu, kini, dan masa depan yang hadir dalam bentukan-bentukan karya seni dan desain. Melalui rangkaian Road to Media x Space yang mencakup workshop, talkshow, dan exhibition, kami ingin membangun interaksi serta diskusi yang lebih dekat dengan masyarakat. Harapannya, pengunjung tidak hanya menikmati karya yang ditampilkan, tetapi juga mendapatkan perspektif baru tentang bagaimana pemikiran kritis dan imajinasi dapat berkontribusi dalam membangun dunia yang lebih baik, bagi semua.”
Sebagai agenda tahunan, Media x Space terus menjadi bagian dari upaya School of Design, Master of Design-BINUS Graduate Programme, Graphic Design and New Media-International Programme BINUS University berkolaborasi dengan ARCOLABS, untuk mengembangkan ekosistem kreatif yang terbuka terhadap eksplorasi, kolaborasi, dan pertukaran pengetahuan. Kegiatan ini sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai praktik seni dan desain, serta memahami bagaimana kreativitas dapat memberikan dampak bagi masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Media x Space 2026, School of Design BINUS University berharap kegiatan ini dapat terus berkembang sebagai wadah kolaborasi yang mempertemukan akademisi, seniman, desainer, praktisi kreatif, dan masyarakat. Lebih jauh, acara tahunan ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk menghasilkan karya yang tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga menghargai akar budaya dan berkontribusi terhadap masa depan yang lebih berkelanjutan.
Press Release ini sudah tayang di VRITIMES