Sering Padam dan Tegangan Tidak Stabil, Massa Konawe Utara Tuntut PLN Bertanggung Jawab

Redaksi Beritando
13 Mei 2026 23:00
2 menit membaca

 

KENDARI, Beritando.com – Kekesalan masyarakat Kabupaten Konawe Utara terhadap buruknya kondisi kelistrikan akhirnya memuncak. Sejumlah warga mendatangi kantor PLN UP3 Kendari, Rabu (13/5/2026), untuk menyampaikan protes atas strom listrik yang tidak stabil dan diduga menyebabkan banyak alat elektronik milik warga mengalami kerusakan.

Dalam aksi tersebut, massa menilai pelayanan kelistrikan di Konawe Utara semakin memburuk. Selain sering terjadi pemadaman, tegangan listrik yang naik turun disebut telah merusak berbagai peralatan elektronik warga, mulai dari televisi, kulkas, mesin cuci hingga perangkat usaha kecil masyarakat.

Dengan membawa spanduk dan menyampaikan tuntutan secara terbuka, massa meminta pihak PLN segera mengambil langkah nyata dan tidak lagi mengabaikan keluhan masyarakat.

“Kami selalu membayar listrik tepat waktu, tetapi strom terus tidak stabil. Banyak alat elektronik warga rusak akibat tegangan listrik yang naik turun,” ujar Hendrik dalam orasinya.

Hendrik menegaskan, masyarakat Konawe Utara sudah terlalu lama bersabar menghadapi persoalan listrik yang tak kunjung membaik.

“Jangan jadikan masyarakat Konawe Utara terus menjadi korban buruknya pelayanan listrik. Hampir setiap hari strom tidak stabil, alat elektronik warga rusak, tetapi PLN seolah tutup mata. Kalau tidak mampu memberikan pelayanan yang layak, jangan biarkan masyarakat terus dirugikan,” tegasnya di hadapan massa aksi.

Ia juga menyoroti besarnya kerugian yang dialami warga akibat kerusakan alat elektronik, sementara hingga kini belum ada kejelasan terkait tanggung jawab dari pihak PLN.

“Ini bukan kerugian kecil. Televisi, kulkas, mesin air hingga alat usaha warga rusak satu per satu. Masyarakat dipaksa menanggung kerugian sendiri akibat strom yang amburadul,” lanjut Hendrik.

Selain menuntut kestabilan pasokan listrik, massa juga meminta PLN transparan terkait penyebab utama gangguan listrik yang terus terjadi di Konawe Utara. Warga mendesak adanya langkah konkret untuk memperbaiki kualitas jaringan listrik di wilayah tersebut agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Aksi sempat berlangsung tegang sebelum pihak PLN UP3 Kendari akhirnya menerima perwakilan massa untuk berdialog dan menyerap aspirasi masyarakat.

Warga menegaskan, apabila persoalan strom listrik tidak stabil terus terjadi tanpa solusi nyata, mereka akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar sebagai bentuk protes terhadap buruknya pelayanan listrik di Konawe Utara.

Sutarno