Menggelar zoom meeting Bawaslu provinsi bersama Konawe Utara sekaligus penandatanganan Indikator Kinerja Utama (IKU) tahun 2026
Wanggudu, Beritando.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Konawe Utara memperkuat komitmen dalam meningkatkan kinerja dan pengorganisasian kelembagaan melalui menandatangani Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Kantor Bawaslu Kabupaten Konawe Utara, Rabu (12/8/2026), dan diikuti secara bersama-sama oleh Bawaslu kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Di Kabupaten Konawe Utara, kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Ketua Bawaslu Konut Isbar, S.H., M.H., Anggota Bawaslu Konut Ashar, S.T. dan Prasetio Hariwibowo, S.Kom., serta Kepala Sekretariat Bawaslu Konawe Utara Syamsuriadi Nur, S.STP., M.AP., bersama jajaran staf.
Kegiatan penandatanganan IKU tersebut diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara dan dipimpin langsung Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara Iwan Rompo Bane, S.Sos., M.Si., bersama jajaran anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2026. Penandatanganan IKU dilakukan secara serentak dengan melibatkan Bawaslu kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Penandatanganan IKU menjadi bagian penting dalam memperkuat manajemen kinerja kelembagaan Bawaslu. Melalui indikator tersebut, setiap jajaran memiliki ukuran yang jelas dalam pencapaian target sekaligus menjadi instrumen evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan.
Adapun sejumlah aspek yang menjadi perhatian dalam IKU meliputi kualitas pengawasan dan penyelesaian laporan, efektivitas sinergi antar penyelenggara pemilu, kepatuhan terhadap aturan dan prosedur, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
Selain penandatanganan IKU, Bawaslu Konawe Utara juga berkomitmen melaksanakan pembinaan pengorganisasian dan kelembagaan secara rutin setiap bulan, khususnya pada minggu kedua.
Pembinaan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama terhadap tugas, fungsi, kewenangan dan tanggung jawab masing-masing dalam menjalankan pengawasan secara profesional, efektif dan berintegritas.
Dalam penguatan pengorganisasian, Bawaslu Konut terus mendorong koordinasi internal antar bidang, meliputi bidang Sumber Daya Manusia dan Organisasi, Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, serta Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa.
Tidak hanya di internal lembaga, koordinasi eksternal juga menjadi bagian penting dalam penguatan kelembagaan. Sinergi dengan pemerintah daerah, KPU, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat dan berbagai pihak terkait terus dibangun untuk mendukung terciptanya pengawasan pemilu yang efektif.
Dengan pembinaan dan pengorganisasian kelembagaan yang kuat, Bawaslu Konawe Utara diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengawasan, menangani setiap dugaan pelanggaran secara cepat dan transparan, serta memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan pemilu.
Penandatanganan IKU secara daring juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas administrasi, transparansi dan akuntabilitas kinerja. Setiap indikator yang telah ditetapkan menjadi acuan bagi jajaran Bawaslu dalam menjalankan program sekaligus mengukur capaian kinerja secara berkala.
Bawaslu Konawe Utara menegaskan bahwa penguatan kelembagaan bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat koordinasi lintas lembaga dan menjaga integritas proses demokrasi di daerah.
Melalui komitmen tersebut, Bawaslu Konut terus berupaya menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, transparan dan berintegritas, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan demokrasi di Kabupaten Konawe Utara.
Sutarno