Reformasi Pasar Modal Perkuat Peran Investor Relations, BRIDS dan Pertamina Group Tingkatkan Kompetensi Praktisinya

vritimes
6 Nov 2026 16:25
NASIONAL 0 12
3 menit membaca

Jakarta, 06 November 2026 – Kualitas keterbukaan informasi kian menentukan di tengah upaya penguatan transparansi dan integritas pasar modal Indonesia. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per September 2026 mencatat investor asing, yang sebagian besar merupakan investor institusi seperti manajer investasi global, memegang 39,67% dari total nilai saham sebesar Rp6.864,81 triliun yang tercatat di sistem C-BEST. Di dalam negeri, semakin banyak masyarakat yang berinvestasi melalui manajer investasi, tercermin dari jumlah investor reksa dana yang mencapai 30,87 juta per September 2026, naik dari 19,19 juta pada akhir 2025. Kondisi ini membuat pemahaman terhadap cara investor institusi dan analis menilai perusahaan menjadi bagian penting dari komunikasi emiten.

Kebutuhan tersebut semakin relevan seiring reformasi transparansi pasar modal yang mencakup keterbukaan kepemilikan saham, penguatan klasifikasi investor, dan peningkatan batas minimum saham beredar di publik (free float) menjadi 15%, dengan tenggat pemenuhan bertahap mulai 31 Maret 2027. Bursa Efek Indonesia (BEI) pun memasukkan pelatihan bagi tim investor relations sebagai salah satu langkah pendukungnya. Dalam perkembangan ini, fungsi Investor Relations (IR) tidak lagi sebatas menyampaikan informasi perusahaan, tetapi juga memahami bagaimana investor dan analis mengevaluasi kinerja, prospek, serta risiko perusahaan.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) berkolaborasi dengan PT Pertamina (Persero) melalui SEHATI (Sehari Belajar Investasi), program pengembangan kompetensi pasar modal bagi praktisi IR di lingkungan Pertamina Group. Program ini dirancang untuk memperluas pemahaman peserta mengenai proses pengambilan keputusan investasi dan pendekatan analisis saham dari perspektif pelaku pasar. Program ini diselenggarakan dalam 2 sesi yaitu 27 Oktober 2026 dan 4 November 2026 di Jakarta. Dihadiri oleh tim IR Pertamina Holding dan Pertamina Group sebagai bagian dari program peningkatan kapabilitas IR Pertamina Group.

“Melalui IR Development Program (IRDP) dalam IR Center of Excellence (CoE), kami berkolaborasi dengan BRI Danareksa Sekuritas melalui program SEHATI untuk memperkuat pemahaman dan kemampuan analisis pasar IR Pertamina Group. Sejalan dengan penguatan pilar People dalam kerangka 4K3P dan prinsip ‘Satu Payung, Empat Wajah’, kami mendorong keselarasan kapabilitas IR dengan tetap memperhatikan karakteristik stakeholder setiap entitas, guna meningkatkan kualitas komunikasi investor dan memperkuat peran IR sebagai strategic advisor bagi manajemen,” ujar Juferson Victor Mangempis, VP Investor Relations PT Pertamina (Persero).

“Reformasi pasar modal tidak hanya bertumpu pada regulasi, tetapi juga pada kesiapan setiap pelakunya. Ketika investor semakin menuntut transparansi, emiten perlu memahami bagaimana pasar membaca informasi yang mereka sampaikan, dan di sinilah peran IR menjadi semakin strategis. Kami berterima kasih atas kepercayaan Pertamina Group, dan berharap ruang belajar seperti SEHATI dapat menjadi bagian dari upaya bersama membangun pasar modal Indonesia yang lebih transparan, kredibel, dan dipercaya investor,” ungkap Plt. Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria. 

Kolaborasi ini menegaskan komitmen BRIDS dan Pertamina Group untuk turut memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia, tidak hanya dari sisi investor, tetapi juga dari sisi emiten. Sejalan dengan pengembangan aspek People dalam kerangka 4K3P, kedua pihak akan terus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang pasar modal demi komunikasi yang lebih efektif antara perusahaan, analis, dan investor.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES