
Konawe Utara Beritando.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat pesisir, PT BKM bersama tiga perusahaan yang beroperasi di Blok Mandiodo berkolaborasi melakukan penimbunan di kawasan pantai Desa Mandiodo, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara, guna mencegah semakin meluasnya abrasi.
Kegiatan penimbunan berlangsung selama 12 hari, mulai 14 hingga 25 Juni 2026. Aksi tersebut merupakan hasil koordinasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Mandiodo sebagai respons cepat terhadap abrasi yang mulai mengancam kawasan pesisir desa.
Melalui forum koordinasi yang dipimpin Kepala Desa Mandiodo, Alias Manan, empat perusahaan yang berada di Blok Mandiodo menyatakan komitmennya untuk bersama-sama membantu penanganan abrasi dengan menyediakan alat berat sesuai kebutuhan di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, PT BKM mengerahkan dua unit dump truck sebagai dukungan utama. Sementara tiga perusahaan lainnya, yakni PT Cintajaya, PT SBN, dan PT BNN, turut memberikan bantuan berupa excavator dan dump truck sehingga proses penimbunan dapat berjalan dengan efektif.
Manager CDE PT BKM mengatakan bahwa keterlibatan perusahaan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan di wilayah desa binaan perusahaan.
“Langkah ini merupakan wujud kepedulian dan upaya tanggap darurat perusahaan terhadap terjadinya abrasi di Desa Mandiodo yang merupakan desa binaan PT BKM. Kami juga berkolaborasi dengan tiga perusahaan lainnya di Blok Mandiodo agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
“Mari kita jaga bersama pantai kita untuk keberlangsungan anak cucu kita ke depan,” tambahnya.
Pemerintah Desa Mandiodo mengapresiasi partisipasi seluruh perusahaan yang telah memberikan dukungan dalam upaya penanganan abrasi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat perlindungan kawasan pesisir serta meminimalkan dampak abrasi yang dapat mengancam permukiman dan aktivitas masyarakat di masa mendatang.